UMROH MUSIM DINGIN DAN PANAS
UMROH MUSIM DINGIN DAN PANAS
Melaksanakan ibadah umroh baik musim dingin atau pun musim panas memiliki keunggulan masing-masing. Bagi jamaah yang terbiasa di kondisi dingin maka akan memilih musim dingin, dan sebaliknya bagi jamaah yang terbiasa kondisi panas maka lebih nyaman umroh di musim panas.
Namun secara umum kondisi iklim tropis warga indonesia berkisar antara suhu 23-320c. Kondisi ini sangat berbeda dengan suhu iklim cuaca di dua kota besar Arab Saudi dan Madinah. Sehingga jika ingin mendapatkan kenyamanan lebih, maka kita harus memilih waktu yang tepat untuk memilih berangkat umroh.
Di Arab Saudi musim dingin itu antara bulan September – Februari. Pada masa ini suhu berkisar antara 10-20°c. Sedangkan musim panas, terjadi antara bulan Maret-Agustus, cuaca bisa sangat panas yang extrem mencapai 45°c.
Biasanya umroh di musim dingin lebih disarankan karena cuaca yang sejuk membuat ibadah lebih nyaman. Kondisi ini mengurangi resiko dehidrasi dan kelelahan bagi jamaah, serta memungkinkan kegiatan spiritual yang lebih khusyuk tanpa terganggu panas exstrem.
Sebaliknya, umroh di musim panas menghadirkan cuaca sangat panas yang dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan. Akan tetapi, mungkin umroh di musim ini menawarkan harga paket yang lebih kompetitif dan suasana yang lebih lengang di tempat ibadah.
Umroh di musim dingin antara September-Februari

Suhu yang sejuk berkisar antara 10-20°C, bahkan bisa lebih dingin pada malam hari, membuat tawaf, sa'i, dan dzikir terasa lebih ringan dan nyaman, terutama bagi lansia dan anak-anak. Umroh pada masa ini mengurangi resiko dehidrasi, heatstroke, dan kelelahan akibat cuaca panas sangat minim.
Umroh di musim ini menjadi pilihan banyak orang Asia termasuk jamaah Indonesia banyak yang memilih umroh di musim dingin sehingga kondisi Mekah dan Madinah bisa sangat ramai. Namun demikian, musim dingin umumnya tidak mencapai puncak kepadatan seperti saat Ramadhan atau musim haji, sehingga ibadah lebih tenang dan tidak terlalu berdesak-desakan. Suasana yang nyaman menghadirkan ibadah yang lebih tenang.
Kalaupun kondisi suhu musim dingin Mekah mengganggu maka kita perlu persiapan khusus, seperti jaket tebal, sweater, syal, lip balm atau pelembap bibir yang mengandung petroleum jelly untuk menjaga kelembapan bibir, dan pelembap untuk udara kering. Serta, jangan lupa bawa obat-obatan pribadi dan pastikan istirahat yang cukup.
Umroh di musim panas antara Maret-Agustus.

Umroh pada waktu ini memiliki tantangan cukup berat yakni menghadapi cuaca yang extreme. Suhu dapat mencapai lebih dari 45°C dengan kelembaban rendah. Kondisi ini bisa memicu dehidrasi, heatstroke, kulit kering, dan bibir pecah-pecah. Untuk menghindarai dehidrasi, kita perlu minum air yang cukup, gunakan pakaian longgar berwarna terang, pakai topi/payung, kacamata hitam, dan tabir surya bagi yang membutuhkan terutama kaum hawa.
Selain itu umroh di musim panas agar selalu bisa menjaga kondisi di antaranya membatasi aktivitas outdoor. Aktivitas luar ruangan harus dibatasi, dan banyak waktu dihabiskan di dalam ruangan ber-AC. Atau bisa juga lebih memaksimalkan aktivitas malam hari.
Umroh di musim panas memang memiliki tantangan lebih. Meski demikian, biasanya harga perjalanan yang ditawarkan lebih terjangkau, jika dibandingkan dengan paket umroh pada musim dingin. Tidak hanya itu, biasanya suasana di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi lebih lengang, sehingga memungkinkan fokus dan kekhusyukan ibadah yang lebih baik.
Pelaksanaan umroh baik di musim dingin atau di musim panas tentu memiliki tantangan masing-masing. Apapun kondisinya, kita tentu pelu persiapan yang cukup, dan jangan sampai diabaikan, guna menjaga kelancaran ritual ibadah umroh.
Pastikan tubuh dalam kondisi fisik yang prima baik sebelum berangkat maupun saat pelaksanaan umroh. Istirahat yang yang cukup dan teratur sangat penting, agar tubuh tidak cepat lelah, terutama saat menghadapi cuaca exstrem.
Membawa obat-obatan pribadi dan obat-obatan umum seperti obat diare, pusing, alergi dan flu, sebaiknya dipersiapkan dari tanah air. Tujuannya agar tidak kesulitan mencarai obat jika mengalami keluhan penyakit tersebut. Dengan bantuan muthawif segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gangguan kesehatan kondisi khusus.
Dan biasakan bawa botol minum yang tidak terlalu besar agar bisa diisi dengan air zam-zam, untuk menjaga asupan cairan tubuh secara teratur. Dan kenakan pakaian yang nyaman dan dapat menyerap keringat. Untuk hal teknis seperti ini, biasanya Uhud Tour akan selalu mengingatkan jamaah saat pelaksanaan manasik, serta memberi ruang seluas-luasnya bagi jamaah untuk konsultasi seputar persiapan teknis serta konsultasi kesehatan dan terutama pada saat pelaksanaan ibadah umroh.
#Uhud Tour Trvael Haji dan Umroh Terbaik.





