APA ITU HIJIR ISMAIL?

Kategori : Haji, Umroh, News Article, Berita, Ditulis pada : 09 Mei 2025, 16:42:38

HIJIR ISMAIL

hijr-ismail.jpeg

Bangunan Ka’bah yang ada di dalam Masjidil Haram memiliki sejarah yang panjang. Bangunan Ka’bah yang kita lihat saat ini berbentuk kubus. Pada bagian sebelah utara Ka’bah ada area berbentuk setengah lingkaran dengan bangunan dinding setinggi badan orang dewasa, bangunan setengah lingkaran inilah yang dinamakan Hijir Ismail.

Hijir dalam bahasa Arab artinya tempat atau kamar. Hijir Ismail adalah tempat yang saat pembangunan Ka’bah menjadi tempat istirahat Ismail dan Ibunya, Siti Hajar, beristirahat. Oleh karena itu, bagian Ka'bah yang dibangun oleh Nabi Ismail dinamakan Hijir Ismail ‘Alahissalam.

Hijir Ismail merupakan bagian penting dalam bangunan Ka’bah, diyakini sebagai tempat yang mustajab untuk berdo’a, meskipun semua area Masjidil Haram terutama di Ka’bah adalah tempat paling mustajab dikabulkannya do’a.

Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail 'Alaihimassalam telah membangun Ka’bah secara sempurna termasuk di dalamnya Hijir ini. Kemudian, dinding Ka’bah sempat roboh akibat bekas kebakaran dan banjir yang menerjangnya. Kemudian pada tahun 606 M, Kaum Quraisy  merobohkan sisa dinding Ka’bah lalu merenovasi kembali. Akan tetapi, karena kekurangan dana yang halal untuk menyempurnakan pembangunan sesuai fondasi yang dibangun Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘Alaihimassalam, akhirnya mereka mengeluarkan bagian bangunan Hijir dan sebagai gantinya mereka membangun dinding pendek, sebagai tanda bahwa ia termasuk di dalam Ka’bah. Mereka telah memberikan syarat untuk pembangunan Ka'bah kecuali dari dana yang halal.

 Dalam Ash-Shahihain, dari Aisyah radhiyallahu anha, dia berkata,

سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْجَدْرِ أَمِنَ الْبَيْتِ هُوَ ؟ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ : فَمَا لَهُمْ لَمْ يُدْخِلُوهُ فِي الْبَيْتِ ؟ قَالَ إِنَّ قَوْمَكِ قَصَّرَتْ بِهِمْ النَّفَقَةُ.(رواه البخاري، رقم 1584 ومسلم، رقم 1333)

 “Aku bertanya kepada Nabi sallallahu alaihi wa sallam tentang dinding (maksudnya Hijr Ismail) apakah ia termasuk Ka’bah?” Beliau menjawab, “Ya.” Saya bertanya, “Kenapa mereka tidak memasukkan ke dalam Ka’bah?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya kaum anda kekurangan dana.” (HR. Bukhari, 1584 dan Muslim, 1333)

Beribadah di dalam Hijir Ismail hukumnya Sunnah, seperti yang diriwayatkan oleh 'Aisyah, “Aku pernah minta kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam agar diberi izin masuk Ka'bah untuk shalat didalamnya. Lalu dia membawa aku ke Hijir Ismail dan bersabda: "Shalatlah di sini kalau ingin sholat di dalam Ka'bah karena Hijir Ismail ini termasuk bagian Ka'bah."

Ka'bah tersebut berubah menjadi hampir berbentuk kubus dengan ketinggian +15 meter, panjang sisi yang berada di bagian Hajar Aswad adalah 10 meter dan bagian depan yang berhadapan dengannya juga 10 meter. Hajar Aswad sendiri dipasang di atas ketinggian 1¹/₂ meter dari permukaan lantai dasar Thawaf. Adapun panjang sisi yang berada di bagian pintu depan yang sehadapan dengannya adalah 12 meter, sedangkan tinggi pintunya adalah 2 meter dari atas permukaan tanah. Dan dari bagian luarnya dikelilingi oleh tumpukan batu bangunan, tepatnya di bagian bawahnya, tinggi rata-ratanya adalah 0,25 meter dan lebar rata-ratanya 0,30 meter. Bagian terakhir ini dikenal dengan nama Asy-Syadzarwan yang merupakan bagian dari pondasi asal Ka'bah akan tetapi orang-orang Quraisy membiarkannya.

#Uhud Tour Travel Haji dan Umroh Terbaik.

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id