Masjid Rahmah


Masjid terapung Ar Rahmah yang berada di pantai Laut Merah dan di sepanjang Jalan Cornish, Jeddah, memiliki daya tarik yang berbeda dengan masjid lainnya. Jika kebanyakan masjid menarik karena mewah dan megah, Masjid Ar Rahmah tidak hanya mewah dan megah tapi mengapung di Laut Merah. Memang masjid ini tidak sepenuhnya terapung, namun jika Laut Merah sedang pasang, masjid ini akan tampak seperti bangunan yang muncul dari dasar Laut Merah. Nama lain masjid ini Masjid Rehma, Masjid Terapung, Masjid Fatimah. Berlokasi di pinggiran laut merah sepanjang jalan Cornish, kompleks Al Shati, yang merupakan salah satu kawasan yang di tata begitu indah dan sangat menawan. Masjid Ar Rahmah sebelumnya selalu disebut dengan nama Fatimah, tapi karena banyak pengunjung yang menyebutnya dengan nama Masjid Fatimah Az Zahra, yang merupakan nama dari putri Rasulullah SAW. Maka, Pemerintah Arab Saudi mengubah nama masjid menjadi Ar Rahmah untuk menghindari kesalahpahaman. Dari segi arsitekturnya, ada satu kubah utama berwarna biru dan satu menara yang menjulang indah. Jemaah lelaki salatnya di dalam masjid, sementara jemaah perempuan di bagian luarnya. Disediakan karpet-karpet yang tebal dan bersih untuk sajadah salat. Tempat salat perempuan berada di teras masjid di bagian sampingnya, dekat dengan pantai Laut Merah. Angin berembus sepoi-sepoi membelai jemaah perempuan yang beribadah di sana. Usai salat bisa sambil jalan-jalan di sana menikmati pemandangan Laut Merah. Di bagian pintu masuk masjid ini, ada beberapa pedagang cinderamata khas Arab, pacar Arab atau henna kemasan dan penjual buah seperti kurma. Masjid Terapung Ar-Rahmah yang berukuran sekitar 20 x 30 meter ini memang cukup menarik untuk dikunjungi. Bagian dalamnya dihias dengan banyak tulisan kaligrafi. Bukan hanya Masjid Terapung yang bisa dinikmati, air Laut Merah pun menjadi objek favorit jemaah. Bangunan masjidnya menggabungkan arsitektur modern dan seni bangunan Islam kuno. Masjid ini memiliki ruang salat yang luas dengan dekorasi sangat indah. Dilengkapi peralatan berteknologi terbaru terutama dalam hal sound system. Selama musim dingin, disediakan keran-keran air hangat. Dekorasi interior yang fantastik, gaya arsitektur dan pencahayaan atap yang sempurna, memberikan kenyamanan tersendiri bagi pengunjung masjid ini. Saat subuh, masjid terlihat mengagumkan, sinar matahari yang masih sangat redup menjadi latar bagi masjid dengan lampu-lampu yang terlihat berkilauan. Sementara, posisinya yang tepat di pantai Laut Merah membuat atmosfir Masjid Terapung terasa menyenangkan di malam hari. Di beberapa sudutnya ada kawanan burung dara beterbangan dan sesekali hinggap mematuk-matuk makanan yang ada di tanah. Dari masjid ini, kita dapat dengan puas menyaksikan panorama indah Laut Merah yang legendaris itu. Laut yang pernah terbelah akibat kehebatan tongkat Nabi Musa. Di laut ini pula Firaun bersama bala tentaranya akhirnya binasa ditelan gelombang.
  • Head Office

    Ajwad Resto - Lantai 3

    Jl. Condet Raya No. 50, RT.1/RW.3
    Batu Ampar, Kramatjati, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13520

    Jam Kerja

    Senin - Jumat : 09:30 - 18:00 WIB

    Sabtu & Ahad : hanya lewat WhatsApp

    Phone

    : 0877-7111-1142 Customer Service