Berbagai modus penipuan travel umroh yang perlu kamu waspadai!

Ada berbagai modus penipuan yang sering dilakukan oleh beberapa travel umroh ‘nakal’ demi mendapatkan keuntungan. Seperti penggunaan paspor dan kuota umroh negara lain, penggelapan dana dengan iming-iming umroh murah, dan berbagai modul lainnya. Para calon jamaah yang harusnya sudah mulai menjalankan ibadah umroh inipun akhirnya terpaksa menunda ibadah yang akan dijalankan dan bahkan beberapa harus kehilangan lebih banyak uang.

Pemilihan travel umroh yang tepat merupakan salah satu kunci untuk menghindari hal ini. 
-> Simak apa perbedaan paket umroh reguler dan plus disini!

Sebelum mulai mengulas penipuan travel umroh, perlu diketahui bahwa travel umroh sangat berbeda dengan travel agent. Travel umroh adalah biro atau perusahaan penyelenggara paket umroh, sedangkan travel agent adalah individu atau perusahaan yang menjualkan produk dari travel umroh ataupun perusahaan travel lainnya, mulai dari tiket pesawat, kereta api, dan berbagai paket perjalanan lainnya. 

Travel agent, hanya membantu proses penjualan dan tidak terlibat dalam penyelenggaraan ataupun bertanggungjawab terhadap paket travel yang dijualnya.

Berikut ini adalah beberapa modus yang sering digunakan dalam kasus penipuan travel umroh!

1. Harga murah
Harga paket umroh sangat tergantung pada kurs rupiah, karena pembiayaan umroh yang menggunakan mata uang Arab Saudi. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar akan mengakibatkan kenaikan pada biaya haji maupun umroh karena berkaitan langsung dengan transportasi, penginapan dan konsumsi selama di lokasi.

Jika mendapatkan paket umroh yang sangat murah, pastikan fasilitas apa saja yang akan anda dapatkan dengan paket tersebut, perhatikan juga apakah ada biaya tersembunyi yang nantinya perlu dibayarkan saat tiba di Arab Saudi. Jika tidak ada biaya tersembunyi, dan fasilitas ‘wah’ dengan harga yang sangat murah, anda perlu mencurigai travel umroh tersebut. 

Kementerian Agama juga sempat membuat kesepakatan dengan penyelenggara umroh soal standar biaya minimum berangkat umroh sebesar 1.700 dollar AS atau sekitar Rp23 juta. Namun, di lapangan kesepakatan soal tarif ini sering diabaikan. Travel umroh yang sering melakukan penipuan seringkali menawarkan harga paket hingga 13 atau 15 juta. Harga 13 Jutaan sebenarnya hanya cukup untuk biaya tiket saja, lalu bagaimana dengan biaya sewa hotel, makan dan akomodasi.

Beberapa kasus penipuan lainnya, memberikan harga murah dan memberikan penginapan namun jamaah harus membayar biaya tambahan untuk konsumsi atau makan di luar, padahal pada awalnya tidak disepakati seperti demikian. Ada juga kasus dimana pembimbing ibadah menggunakan bimbingan ziarah, dimana pembimbingnya tidak hadir atau dititipkan ke agen travel lainnya. Karena itulah paket harga murah travel umroh yang terlalu jauh dari harga standar, sangat patut diwaspadai.

Paket standar minimal untuk travel umroh yang disepakati adalah di kisaran 23 juta. Jika kamu mendapatkan harga 13 juta hingga 16 juta, hal ini tentunya sudah tidak wajar, karena biaya itu hanya akan cukup untuk biaya tiket saja.

2. Investasi bodong
Modus ini terbilang cukup unik, selain menawarkan paket umroh dengan harga umroh, calon jamaah cukup menitipkan sejumlah biaya pada agen yang akan dijadikan sebagai modal investasi dan dijanjikan akan berangkat setelah beberapa tahun kemudian. Uang yang dititipkan akan digunakan untuk bisnis, dimana ketika bisnis sukses, beberapa persen dari keuntungan bisnis tersebut dijanjikan akan digunakan untuk membayar sisa biaya umroh yang dibutuhkan.

Hal ini tentu sangat beresiko, karena anda akan diberangkatkan jika bisnis tersebut berhasil, jika bisnis gagal, tentunya anda yang akan dirugikan. Selain itu, perlu juga memastikan bisnis yang akan dijalankan dengan uang yang dibayarkan dan potensi bisnis tersebut. Lebih baik kelola sendiri uang anda atau investasikan pada bisnis yang benar-benar bisa dipercaya, baru jika dana sudah terkumpul, anda bisa mendaftar pada travel umroh resmi yang lebih terpercaya.

3. Berangkat Lebih Cepat
Modus ini juga paling sering digunakan untuk menipu para calon jamaah haji. Modus ini lebih sering digunakan untuk menipu calon jamaah haji karena antrian kuota haji yang sangat panjang dan kuota yang terbatas. Beberapa travel umroh ‘nakal’ berani menawarkan keberangkatan yang lebih cepat dibanding travel umroh lainnya. Bahkan program haji plus sekalipun masih perlu waktu tunggu hingga bertahun-tahun, jadi hati-hatilah ketika ditawarkan paket haji dengan janji seperti ini, karena sangat mungkin ini adalah modus penipuan.

Untuk umroh sendiri, antriannya terbilang cukup cepat, namun pasti lebih dari 6 bulan dikarenakan menunggu antrian dan proses visa serta berbagai dokumen. Sehingga jika ada program travel umroh yang menjanjikan dapat berangkat lebih cepat dari itu, hal itu perlu dicurigai.

4. Cicilan Travel Umroh
Pembayaran dengan metode cicilan ini juga merupakan modus yang cukup sering digunakan. Calon jamaah diperkenankan membayar biaya umroh dengan metode mencicil selama kurang lebih 1 tahun, baru berangkat. Calon jamaah biasanya diminta mencicil sekitar 1.5 juta perbulan dan uangnya akan diinvestasikan ke bisnis baik bursa komoditas, saham, pertambangan, peternakan, dan lainnya. Namun jika bisnis yang dijalankan tidak berhasil, uang jamaah tidak akan kembali. Hal ini terlihat menggiurkan, namun resiko nya dapat cukup berat.

5. Travel Umroh dengan sistem MLM
MLM atau multi level marketing dalam travel umroh biasanya meminta calon jamaah untuk memenuhi kuota downline tertentu sebagai syarat berangkat. Pihak yang mengajak lebih dulu tentunya memiliki potensi berangkat lebih besar, sedangkan pihak yang diajak, cenderung merugi dan sulit berangkat karena sulit mencari downline. Hal ini dinilai merugikan sehingga dilarang prakteknya oleh Departemen Agama Republik Indonesia dan tidak sesuai fatwa MUI. 

6. Arisan Travel Umroh
Modus ini juga dapat dibilang cukup menyulitkan, karena memaksa jamaah untuk melunasi iuran arisan jika belum berangkat, dan angsuran sebelumnya akan hangus jika iuran dihentikan. Modus ini sering dilancarkan pada calon jamaah yang memiliki pendidikan kurang dengan menawarkan iming-iming, bisa berangkat haji dengan murah. 

Demikian beberapa modus yang sering digunakan oleh travel umroh. Calon jamaah perlu mencermati dan bersikap lebih teliti ketika memiliki travel umroh dan paket-paketnya. Jangan sampai keinginan beribadah, berakhir dengan hilangnya uang dan harapan kosong, 

Sumber:
https://www.triktravel.com/tips-memilih-travel-umroh/


  • Head Office

    Ajwad Resto - Lantai 3

    Jl. Condet Raya No. 50, RT.1/RW.3
    Batu Ampar, Kramatjati, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13520

    Jam Kerja

    Senin - Jumat : 09:30 - 18:00 WIB

    Sabtu & Ahad : hanya lewat WhatsApp

    Phone

    : 0877-7111-1142 Customer Service